Djoko Santoso Ultah ke-66, Prabowo Hadiahi Keris Berwarna Keemasan

JawaPos.com – Jenderal (Purn) TNI Djoko Santoso merayakan hari ulang tahun ke-66 di kediamannya di Jalan Bambu Apus Raya Nomor 100 Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (8/9). Sejumlah tokoh hadir dalam acara syukuran ini.

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto pun memberikan kado spesial bagi Djoko. Kadonya yaitu sebuah keris berwarna keemasan.

“Saya beri kenang-kenangan sebuah keris sebagai tanda ksatria seorang Senopati, Panglima. Dan, begitu beliau pensiun, beliau nggak berhenti. Dia masih mau berjuang untuk saya. Bahkan beliau seorang jenderal bintang 4 bersedia kembali jadi wakilnya jenderal bintang 3,” ujar Prabowo di lokasi.

Mantan Danjen Kopassus itu menerangkan, keris ini merupakan simbol penghargaan atas dedikasi Djoko baik saat masih menjadi anggota militer maupun saat menjadi kader Partai Gerindra. Keris itu melambangkan jiwa ksatria yang dimiliki oleh mantan Panglima TNI itu.

Bakal Calon Presiden (Bacapres) itu menilai Djoko merupakan sosok panutan. Jiwa ksatria Djoko dalam mengabdikan diri kepada negeri sudah selayaknya menjadi contoh bagi anak bangsa.

“Saya katakan beliau adalah prajurit yang saya katakan terbaik yang pernah dimiliki oleh TNI. Beliau sangat idealis. Beliau ingin jadi prajurit sejati,” sambungnya.

Bahkan Prabowo mengakui prestasinya di TNI masih kalah dari Djoko. Meski ia lebih senior bahkan pernah menjadi komandan koleganya itu, ia hanya mampu meraih bintang 3. Sedangkan Djoko mampu duduk di kursi tertinggi angkatan bersenjata sebagai Panglima.

“Walaupun saya keras saat menjadi komandan beliau (Djoko), saya nggak pernah marah pada Pak Djoko Santoso, karena beliau kerja luar biasa. Yang luar biasa karena justru beliau berhasil melewati saya. Beliau bintang 4, saya hanya bintang 3,” pungkas Prabowo.

Selain Prabowo, turut hadir dalam acara tersebut antara lain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, serta Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediyati Hariyadi alias Titiek Soeharto. Kemudian ada Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, Wasekjen Demokrat Didi Irawadi, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, dan Ahmad Dhani.

(sat/JPC)