Rusia Selidiki Insiden Lubang Misterius di Stasiun Luar Angkasa Internasional

Sejumlah orang yang bekerja di industri ruang angkasa Rusia bersikap skeptis terhadap kemungkinan adanya usaha pengeboran di ruang angkasa. 

Alexander Zheleznyakov, mantan insinyur industri luar angkasa, mengatakan kepada kantor berita TASS yang dikelola pemerintah bahwa dia tidak yakin kalau awak bisa melakukan tindakan seperti itu.

“Dari apa yang saya lihat di foto, itu pasti dilakukan di Bumi. Lubang itu terletak di tempat yang sangat sulit untuk dicapai. (Melakukan) pengeboran di ruang yang tanpa gravitasi tidaklah mudah,” kata Zhelenznyakov.

“Kemungkinan besar, seorang pekerja mengebor lubang yang salah dan kemudian menambalnya dan kemudian tidak memberitahu siapa pun, atau orang-orang yang dia beritahu lebih memilih diam.”

Pada 30 Agustus lalu, Soyuz mengungkap adanya tekanan atmosfer di dalam ISS.

Para kru memeriksa kompartemen stasiun pesawat ruang angkasa satu demi satu lalu menemukan lubang sebesar dua milimeter di lambung pesawat ruang angkasa Soyuz MS-09.

Di malam hari yang sama, lubang ini ditambal dengan beberapa lapisan resin epoxy. Tekanan udara di papan ISS kembali normal. Baru pada tanggal 31 Agustus, kru kembali memperkuat tambalan itu.

Reporter: DW

Sumber: DW.com

(Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: