Pastikan Gizi Korban Sulteng Baik, ACT Salurkan 5 Ekor Daging Sapi

JawaPos.com – Lem‎baga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus memberikan bantuan kepada para korban bencana di Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Tengah. Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu korban yang masih minim mendapat logistik.

ACT menyalurkan bantuan berupa makanan untuk korban yang berada di Kelurahan Lompio, Kecamatan‎ Sirenja, Kabupaten Donggala. Pantai di kawasan Sirenja ini merupakan titik pusat gempa bermagnitudo 7,4 skala richter (SR) pada Jumat (28/9) yang berdampak terjadinya tsunami dan likuifaksi di wilayah Palu, Donggala dan Sigi.

Koordinator Posko ACT wilayah Sirenja, Lukman Solehuddin mengatakan terdapat 1.400 pengungsi di Kelurahan Lompio yang kini tinggal di tenda-tenda pengungsian. Saat ini, mereka dikumpulkan di Dusun 4 karena dianggap cukup aman dibanding tiga dusun lainnya di Kelurahan ini.

ACT membuat dapur umum dan menyalurkan daging sapi. Sebanyak lima ekor sapi disembelih untuk disalurkan kepada para korban di tenda pengungsian.

“Bantuan yang sudah kita salurkan di posko yakni sembako untuk mereka makan dan pada hari ini kita potong lima ekor sapi,” kata Solehudin di posko pengungsian di Kelurahan Lompio, Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulteng Minggu (14/10).

Menurut Solehudin, alasan ACT menyalurkan daging sapi untuk memastikan para korban mendapatkan asupan gizi yang baik selama berada di pengungsian.

“Mereka sudah dua minggu lebih berada di pengungsian. Otomatis imunitas mereka harus dijaga, kalau imunitas mereka menurun maka keehatan akan terganggu‎,” ucapnya.

‎Rencananya, pada empat desa yang berada di Kecamatan Sirenja akan melakukan makan besar menikmati daging sapi pemberian ACT. Mereka pun tampak saling bekerjasama untuk memasak daging sapi tersebut.

“Ini daging mau kita masak untuk dimakan sama-sama dan sisanya akan kita simpan untuk beberapa kedepan selama berada di pengungsian,” jelas Nur, satu diantara korban ‎di pengungsian ini.

(rdw/JPC)