BKN Klaim Sistem CAT di Seleksi CPNS 2018 Cegah KKN 101 Persen

JawaPos.com – Seluruh proses rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 dilakukan secara online. Sistem ini diharapkan bisa mencegah terjadinya praktik KKN selama proses seleksi calon abdi negara itu berlangsung.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengklaim sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN bisa menghilangkan praktik KKN. Bahkan efektivitasnya mencapai lebih dari angka sempurna.

“101 persen. Karena memang nggak bisa lagi. Nggak bisa kita membalik-balikan. Itu ditandantangani BAP kedua pihak, BKN dan instansi yang bersangkutan. Dilihat, dipampang, di foto dan sistem langsung masuk ke server,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor BKN, Jakarta Timur, Selasa (16/10).

Segala proses di CAT terbaca secara real time. Ketika peserta mengisi soal, nilai-nilai akan langsung ter-update. “CAT itu dirancang untuk memang meniadakan praktik-praktik KKN yang paling gampang adalah itu kan real time ya. Misalnya si A benar satu, di TIU (Tes Intelegensia Umum), tapi salah, minus 5, minus 5 itu real time (langsung berkurang). Dan itu nggak bisa menipu,” terang dia.

Sementara itu, sebagai sarana latihan para peserta CPNS, BKN telah menyediakan web simulasi yang bisa diakses melalui online. Sedangkan kisi-kisi soalnya bisa dipelajari dalam bentuk cetak yang dijual toko buku. “Simulasi ada di cat.bkn.go.id ada juga di toko buku,” kata Ridwan.

Untuk soal-soalnya sendiri akan ada campuran dari yang baru dan yang telah ada sebelumnya. Puluhan ribu soal akan diacak kembali untuk memberikan kemurnian dan kombinasi yang sesuai dengan ketentuan.

“Yang jelas soalnya baru. Soal-soal yang lama jadi soal yang baru. Puluhan ribu soal nanti diacak lagi,” tandasnya.

(yes/JPC)