Light Segera Rilis Smartphone 9 Kamera, Apa Hebatnya?

JawaPos.com – Sebuah perusahaan teknologi bernama Light meluncurkan kamera L16 beberapa tahun yang lalu. Uniknya, kamera tersebut hadir dengan fitur multi-aperture yang menampilkan 16 lensa.

Kini, beredar kabar pabrikan tersebut akan membuat sebuah ponsel dengan banyak kamera seperti yang ada pada kamera L16. Jika benar, maka hal ini akan melampaui Huawei P20 Pro dengan tiga kamera utama.

Huawei P20 ProPonsel dengan kamera utama terbanyak saat ini, Huawei P20 Pro. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Lensa kamera L16 bisa menangkap gambar sebanyak sepuluh atau lebih secara bersamaan tapi pada panjang fokus yang berbeda. Kamera kemudian menggabungkan gambar-gambar yang terpisah menjadi satu foto 52 megapiksel.

Seperti JawaPos.com lansir dari laman WashingtonPost, Senin (2/7), perusahaan tersebut saat ini sedang berusaha membawa ide itu ke telepon genggam pintar. Light menunjukkan publikasi berbagai telepon konsep dan prototipe yang memiliki antara lima dan sembilan lensa. Posisi lensa ada di punggung ponsel.

Bahkan, perusahaan juga mengklaim bahwa smartphone itu dapat menangkap gambar dengan resolusi hingga 64 megapiksel. Berkat banyak lensa-nya, Light menyebut dapat mengambil foto yang lebih baik dalam cahaya rendah dan menawarkan efek kedalaman yang canggih.

Light juga mengatakan smartphone dengan desain multilensa akan diumumkan akhir tahun ini. Smartphone dengan banyak lensa ini akan menarik ketika melihat desain rancangannya. Hal ini juga tentunya akan memengaruhi banerol smartphone tersebut.

Seperti catatan Washington Post, kamera L16 saat ini dibanderol dengan harga USD 1.950 atau berkisar Rp 27,8 jutaan (asusmsi nilai tukar Rupiah di angka Rp 14.332). Dengan harga segitu, kamera L16 tentu tidak murah.

Jika mau membandingkan harga smartphone dengan banyak lensa yang ada saat ini ialah Huawei P20 Pro. Smartphone ini memiliki predikat kamera terbaik dengan tiga kamera utama di bagian belakang.

Huawei P20 Pro dibanderol Rp 12 juta di pasar tanah air. Harga tersebut baru tiga kamera, lalu bagaimana dengan sembilan kamera sekaligus dalam satu punggung smartphone? Bisa dibayangkan bukan?

(ryn/JPC)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.

Toyota genjot penjualan mobil berbahan bakar hidrogen mulai 2020

Toyota Mirai berbahan bakar hidrogen, sebelum test drive di Higashi Fuji, Shizouka, Jepang, Senin (5/9/2016). (Antara News/Risbiani Fardaniah)

Tokyo (ANTARA News) – Toyota Motor Corp pada Kamis (24/5) mengumumkan rencana untuk mendirikan fasilitas perakitan komponen kendaraan berbahan bakar hidrogen guna meningkatkan produksi serta memperluas penggunaan mobil tanpa emisi itu mulai tahun 2020.

Unit baru itu akan hadir di pabrik Honsha, Toyota City, yang terletak tidak jauh dari kantor pusat Toyota Global, kata perusahaan itu sebuah pernyataan dilansir Reuters.

Mereka akan membangun jalur khusus di pabrik Shimoyama yang akan memproduksi tangki penyimpanan gas hidrogen bertekanan tinggi di dalam kendaraan.

Toyota menolak memberikan rincian soal investasi terbaru dalam teknologi itu. Namun mereka mengatakan produksi massal komponen akan dimulai pada 2020, dengan harapan mampu memenuhi target penjualan kendaraan hidrogen lebih dari 30.000 unit per tahun secara global, termasuk mobil penumpang dan bus.

“Sebagai sebuah teknologi, fuel cells sudah matang dan siap untuk ditingkatkan,” kata Toyota dalam sebuah pernyataan. “Untuk mendorong penggunaan yang lebih luas dari kendaraan hidrogen tanpa emisi, kebutuhan popularisasi akan dimulai pada 2020-an.”

Baca juga: Toyota, Hyundai, Ford pimpin kenaikan penjualan mobil di Eropa

Toyota sudah menjual sedan Mirai, kendaraan fuel cell listrik (fuel cell electric vehicle/FCEV) pertama yang diproduksi secara massal di Jepang, Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa. Model ini dijual mulai 7,2 juta yen untuk pasar Jepang.

Karena tingginya biaya dan kerumitan komponen, Mirai diproduksi dalam jumlah kecil, sekitar 5.300 unit yang terjual sejak peluncuran 2014.

Produksi massal dari dua komponen — hidrogen fuel cell stacks dan tangki hidrogen — memungkinkan Toyota menurunkan harga FCEV dan memperluas teknologi tersebut.

Honda dan Hyundai juga memproduksi kendaraan berbahan bakar hidrogen. Namun, banyak pembuat mobil termasuk Nissan dan Tesla memilih untuk fokus pada kendaraan listrik sebagai solusi mengurangi emisi kendaraan.

Toyota, yang mengembangkan Prius sebagai model hibrida-bensin pertama di dunia, memandang FCEV hidrogen sebagai kendaraan alternatif tanpa emisi  yang hanya memakan sedikit waktu untuk mengisi bahan bakar dibandingkan waktu yang diperlukan untuk mengisi ulang baterai mobil listrik, demikian Reuters.

Baca juga: Toyota investasi Rp15,1 triliun bangun pusat hybrid terbesar di Amerika Utara

Baca juga: Toyota bangun lintasan tertutup untuk pengujian kendaraan swakemudi

Penerjemah:

Editor: Ida Nurcahyani

COPYRIGHT © 2018

DAFTAR SBOBET Id/ akun/ account anda di Master Agen Sbobet Resmi IDHOKI Indonesia Online Terbaik Terpercaya Terbesar dan Mainkan Live Sport Bola Casino Online Seperti Roullete Sicbo, CS LiveChat Kami Akan Membantu Cara Daftar Sbobet Dengan Tahapan Yang Sangat Mudah, Cepat & Aman.