Tjahjo PDIP: Arak-arakan Jokowi Ide Rakyat Bukan Partai

Liputan6.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan, arak-arakan usai pelantikan Jokowi dan JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih bukan arahan dari partai. Menurut Tjahjo, rencana itu dicetuskan masyarakat dan relawan Jokowi-JK.

“Partai dan Pak Jokowi tidak pernah menggerakkan masyarakat dan relawan untuk hadir. Kalau besok (saat pelantikan) ada sejumlah relawan pawai itu peran dari masyarakat, termasuk musisi di Monas. Kan tidak hanya di Jakarta, tapi di seluruh daerah itu semua pesta rakyat, jelas semua akan senang,” kata Tjahjo di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (15/10/2014).

Tjahjo memastikan pelantikan presiden dan wakil presiden akan berlangsung baik. Sebab, imbuh dia, Ketua MPR Zulkifli Hasan telah mengatur pelantikan berjalan sempurna.

“Pelantikan presiden dan wapres dari sisi ketatanegaraan tidak ada masalah. Karena Ketua MPR berjanji ada komunikasi baik, juga pihak TNI-Polri serta peran SBY yang dengan baik menyambut hal tersebut,” tutur Tjahjo.

Ditanya soal kedewasaan politik bagi yang tidak hadir saat pelantikan, terutama politisi dari Koalisi Merah Putih, Tjahjo menjawab santai. “Kedewasaan politik itu kan tidak diukur dengan datang atau tidaknya. Bisa melalui apa pun, mengucapkan selamat dengan bunga, menggunakan media sosial juga bisa,” pungkas Tjahjo.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman memperbolehkan relawan Jokowi untuk melakukan arak-arakan saat pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih nanti.

Namun, arak-arakan tersebut hanya bisa dilakukan dari Bundaran HI sampai Istana. “Dari HI, nggak papalah ke istana, dari HI menuju istana,” ujar Sutarman.

Pelantikan Jokowi-JK berlangsung pada 20 Oktober mendatang. Menurut agenda, usai dilantik pasangan presiden dan wakil presiden yang diusung PDIP, Partai Nasdem, PKB, dan Partai Hanura itu, akan menggunakan kereta kencana menuju Istana Negara untuk bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengakhiri jabatannya. (Ans)

Ditanya Kehadirannya Saat Pelantikan Jokowi, Prabowo Tersenyum

Liputan6.com, Jakarta – Jokowi dan Jusuf Kalla (JK) bakal segera dilantik sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2014-2019. Mantan rival mereka saat pilpres 2014 lalu, Prabowo Subianto pun tengah menunggu undangan pelantikan Jokowi-JK tersebut.

“Itikat (untuk hadir) pasti ada, bukan bicara macam-macam, undangannya belum datang, kalau besok dikirim baru dipikirin,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa di gedung parlemen, Jakarta, Kamis (15/10/2014).

Meski begitu kehadiran Ketua Umum Partai Gerindra itu belum dapat dipastikan. Desmond mengatakan, Prabowo hanya tersenyum saat ditanya soal kehadirannya di pelantikan Jokowi nanti.

“Ini kan acara kenegaraan, beliau juga ada di Jakarta. Beliau pun belum ada agenda di hari yang sama, ini kan tergantung urgensinya,” ujar Desmond.

“Tadi malam dia senyum-senyum saja. Nggak ada masalah jika hadir,” imbuh dia.

Jokowi dan JK bakal dilantik sebagai presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober 2014. Pelantikan Jokowi-JK akan tampil berbeda dibandingkan pelantikan presiden-presiden RI sebelumnya.

Berdasarkan agenda, usai pelantikan dengan mengucapkan sumpah dan janji presiden dan wakil presiden, Jokowi-JK akan menaiki kereta kencana menuju Istana Negara. Setelah itu, keduanya akan menghadiri pesta rakyat di kawasan Tugu Monumen Nasional (Monas), Jakarta. (Sun)

Kapolda Metro Jaya Larang Anggota Main HP Saat Pelantikan Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono meminta seluruh anggotanya, yang diturunkan untuk mengamankan pelantikan Jokowi-JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019, tidak membawa dan menggunakan senjata api.

Selain itu, mantan Kapolda Jawa Timur ini juga melarang seluruh anggotanya memainkan telepon seluler atau handphone (HP) saat menjalankan tugas mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden pada Senin 20 Oktober nanti.

“Saya minta kepada anggota, ini adalah tugas mulia pada saat melakukan pengamanan, tidak ada 1 pun anggota menggunakan handphone atau main-main dengan handphone pada saat mengamankan,” tegas Unggung saat berpidato di Apel Mantap Brata Jaya di lapangan Polda Metro Jaya, Kamis (16/10/2014).

Unggung meminta seluruh jajarannya tetap fokus dalam menjaga keamanan. “Harus fokus menjaga keamanan,” ucap dia.

Unggung Cahyono mengatakan, dia menurunkan 24.815 personel untuk seluruh Jakarta dalam pengamanan pelantikan Jokowi-JK.

“Ini komitmen Polda Metro Jaya, sebagai penanggung jawab keamanan dan ketertiban nasional dalam rangka menjamin kelancaran pengambilan sumpah dan janji presiden dan wapres periode 2014-2019,” kata Unggung.

Dalam pelaksanaan pengamanan nanti, Unggung meminta seluruh jajaran Polda Metro Jaya melaksanakan tugas dengan efektif. Sebab menurut dia, keberhasilan pengamanan ini akan dapat membangun kepercayaan kepada masyarakat. (Sun)

Tim Transisi Siapkan Kedatangan Keluarga Jokowi dari Solo

Liputan6.com, Jakarta – Para anggota Tim Transisi hari ini menyambangi kediaman dinas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi di Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat. Di sana mereka membahas sejumlah persiapan pelantikan Jokowi sebagai presiden ke-7 RI pada 20 Oktober 2014.

Termasuk soal rencana kedatangan keluarga besar Jokowi dari Solo, Jawa Tengah untuk menghadiri pelantikan Jokowi-JK.

“Kalau dari list, ada kakaknya Jokowi, ada ibu kandung, istri, ketiga anak, ada kakaknya ibu Iriana dan keluarga besar lain. Jumlahnya sekitar 60-an,” kata Deputi Gubernur Tim Transisi, Andi Widjajanto di Taman Suropati, Jakarta, Rabu (16/10/2014).

Dia mengatakan, Tim Transisi bertugas mempersiapkan kedatangan keluarga Jokowi dari Solo dan akomodasi mereka selama di Jakarta. Dari mulai acara pelantikan MPR hingga di Istana.

Dia menjelaskan, yang dapat mendampingi Jokowi saat pelantikan kemungkinan hanya 6-7 orang keluarga inti saja. Seperti ibunda Jokowi Sugiatmi Notoharjo, sang istri Iriana, dan ketiga anaknya. Sementara sisa keluarga yang lain ikut ke Gedung DPR-MPR, Senayan dan akan dibawa ke Istana.

“Untuk melihat situasi Istana dan mereka akan kembali ke Solo hari Selasa,” tutur dia.

Andi memastikan, keluarga besar Jokowi juga akan ikut serta dalam acara ‘Syukuran Rakyat’ untuk mengantar mantan Walikota Solo itu dari lokasi pelantikan ke Istana Merdeka.

“Mereka akan ikut festival, tadi cukup semangat, keponakan-keponakan, menyiapkan baju putih karena ingin berbaur dengan relawan. Kami siapkan, karena ini keluarga presiden, dibantu untuk menyediakan kendaraan bus untuk keluarga itu,” tutur Andi.

Rencananya, usai pelantikan sekitar 11.30 WIB pekan depan, Jokowi dan Jusuf Kalla (JK) dijadwalkan akan diarak ke Istana dengan diiringi kirab karnaval dan tani. Kirab kemudian akan dilanjutkan di Monas, Jakarta.

Di sana juga akan digelar pertunjukan grup band Slank. Pada sore harinya, Jokowi akan menyampaikan pidato sebagai presiden dirangkaikan dengan pemotongan tumpeng.

Setelah prosesi pelantikan itu, Jokowi dan JK bakal menghadiri jamuan makan malam bersama tamu-tamu negara. Dan sekitar pukul 20.00 WIB keduanya akan melepas lampion ke udara bersama rakyat dengan dress code warna putih. (Ans)

Gelar Syukuran Jokowi-JK, Slank Diminta Jaga Kebersihan Monas

Liputan6.com, Jakarta – Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, bakal ikut menyambut pelantikan Jokowi-JK pada 20 Oktober 2014. Di sana bakal digelar ‘Syukuran Rakyat’.

Kepala Unit Pengelola (UP) Monas Rini Hariyani ‎mengimbau, penyelenggara ‘Syukuran Rakyat’ untuk menjaga kebersihan dan fasilitas di kawasan itu saat hari pelantikan Jokowi-JK.

“Saya sudah sampaikan, saya mengimbau jangan sampai kawasan Monas ini rusak, ini cagar budaya, tamannya jangan sampai berbeda kondisinya dari saat acara baru mulai dan sudah selesai,” kata Rini di Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Dia mengatakan, hal itu sebenarnya sudah disampaikan kepada penanggung jawab acara, Abdee Negara (gitaris grup band Slank). Panitia pun berjanji akan mengikutsertakan komunitas pemulung dalam penyelenggaraan acara ‘Syukuran Rakyat’ tersebut. Mereka akank memungut sampah usai penyelenggaraan acara.

“Saya sudah ditelepon Abdee Negara kalau tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan menyampaikan standar operasional prosedur (SOP)-nya. Tapi, kalau sampai Monas kotor dan rusak, saya datangi panitianya, saya kejar Abdee Negara untuk tanggung jawab,” tegas Rini.

Untuk izin penyelenggaraan acara, Rini mengaku telah mendapat disposisi dari Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah. Dia pun meminta panitia acara untuk segera mengambil izin prinsip yang berada di UP Monas agar segera dapat mengurus izin keramaian dan pelaksanaan acara kepada Polda Metro Jaya.

“Selain izin, panitia juga harus membayar retribusi. Tapi berapa besaran retribusi yang harus dibayar, tidak perlu diberi tahulah,” tandas Rini.

Rencananya, usai pelantikan sekitar 11.30 WIB pekan depan, Jokowi dan Jusuf Kalla (JK) dijadwalkan akan diarak ke Istana dengan diiringi kirab karnaval dan tani. Kirab kemudian akan dilanjutkan di Monas, Jakarta.

Di sana juga akan digelar pertunjukkan grub band Slank. Pada sore harinya, Jokowi akan menyampaikan pidato sebagai presiden dirangkaikan dengan pemotongan tumpeng.

Setelah prosesi pelantikan itu, Jokowi dan JK bakal menghadiri jamuan makan malam bersama tamu-tamu negara. Dan sekitar pukul 20.00 WIB keduanya akan melepas lampion ke udara bersama rakyat dengan dress code warna putih. (Mvi)

Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR Dilarang Saat Pelantikan Jokowi-JK

Liputan6.com, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono menegaskan pihaknya tidak akan mengizinkan unjuk rasa di depan Gedung MPR-DPR pada saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla pada 20 Oktober mendatang.

“Artinya tidak (boleh) di depan DPR RI, namun di kiri kanan yaitu di ujung dari pintu ya, tidak di depan,” kata Unggung di Markas Polda Metro Jaya, Kamis (16/10/2014).

Meski demikian, Unggung menambahkan, pihaknya tidak akan melarang adanya unjuk rasa. Menurut Unggung hal itu sudah tertuang dalam UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang menyampaikan pendapat di muka umum.

“Dengan catatan, dengan hormat kami minta tidak anarkis, saya akan berikan pengamanan dan pelayanan yang terbaik,” ucap dia.

Namun diakuinya, hingga kini kepolisian belum menerima pemberitahuan ataupun permohonan adanya unjuk rasa yang akan dilakukan pada hari pelantikan Jokowi-JK.

“Biasanya H-3 ada pemberitahuan, namun untuk sekarang belum ada, namun kita siapkan supaya di back up. Kita siapkan maksimal (pengamanan pelantikan Jokowi),” ucap Kapolda Metro Jaya. (Ans)

Jokowi-JK Naik Andong Menuju Istana Usai Pelantikan

Liputan6.com, Jakarta – Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) dipastikan tidak menggunakan kereta kencana menuju Istana seperti rencana sebelumnya usai pelantikan pada acara kirab budaya ‘Syukuran Rakyat’ 20 Oktober 2014.

Hal tersebut ditegaskan Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Andi Widjajanto yang ditemui usai menghadiri pertemuan di kediaman dinas Gubernur DKI Jakarta itu pagi tadi.

“Naik andong tepatnya,” ungkap Andi di Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/10/2014).

Andong atau dokar yang akan digunakan mengarak Jokowi dan Jusuf Kalla itu kemudian akan dipercantik dengan berbagai hiasan. Keduanya baru akan menaiki andong hias dari kawasan Bundaran Hotel Indonesia menuju ke Istana.

“Itu bukan kereta kencana itu andong dokar dihias. Pak Jokowi bersama Pak JK jadi naik andong itu dari Bundaran HI ke Istana,” jelas Andi.

Rencananya, usai pelantikan sekitar 11.30 WIB Senin pekan depan, Jokowi dan Jusuf Kalla (JK) dijadwalkan akan diarak ke Istana dengan diiringi kirab karnaval dan tani. Kirab kemudian akan dilanjutkan di Monas, Jakarta. Di sana juga akan digelar pertunjukan grub band Slank.

Pada sore harinya, Jokowi akan menyampaikan pidato sebagai presiden dirangkaikan dengan pemotongan tumpeng.

Setelah itu, Jokowi dan JK bakal menghadiri jamuan makan malam bersama tamu-tamu negara. Dan sekitar pukul 20.00 WIB keduanya akan melepas lampion ke udara bersama rakyat dengan dress code warna putih. (Ans)

BJ Habibie Akan Hadiri Pelantikan Jokowi-JK

Liputan6.com, Jakarta – Rombongan pimpinan MPR yang diketuai Zulkifli Hasan menyambangi kediaman Presiden ke 3 Indonesia BJ Habibie. Mereka menyampaikan undangan pelantikan Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden.

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan Habibie akan hadir pada pelantikan Jokowi-JK di Gedung Parlemen pada Senin 20 Oktober.

“Kami meminta agar Pak Habibie bisa hadir pada 20 Oktober, dan beliau menyatakan Insya Allah akan hadir. Artinya sejauh ini mana yang kita kunjungi akan hadir,” ujar Zulkifli ditemani Wakil Ketua MPR EE Mangindaan dan Oesman Sapta Odang di kediaman Habibie, di Patra Kuningan, Jakarta,  Kamis (16/10/2014).

Zulkifli juga mengatakan, usai bertemu dengan Habibie, pimpinan MPR akan bertemu dengan TNI dan Polri untuk memastikan keamanan proses pelantikan.

Selain itu, Zulkifli juga akan bertemu dengan Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. Bukan hanya itu, juga akan merencanakan akan mempertemukan Prabowo dengan Jokowi.

“Besok kita juga akan undang Prabowo, saya dapat sinyal sedikit-sedikit Prabowo kita usahakan untuk ketemu Jokowi. Kalau ini terjadi maka bisa menjadi landasan proses contoh untuk pemimpin selanjutnya. Ini bisa jadi model ke depannya,” tandas Zulkifli. (Mut)

24 Ribu Personel TNI dan Polri Siap Amankan Pelantikan Jokowi-JK

Liputan6.com, Jakarta – Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-JK pada 20 Oktober, aparat keamanan baik TNI dan Polri telah siap mengamankan rangkaian acara. Kesiapan itu nampak pada apel pengamanan gabungan TNI-Polri di Parkir Timur Senayan Jakarta yang dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Kamis (16/10/2014), turut hadir dalam apel itu Kapolri Jenderal Sutarman.

Lebih dari 24 ribu personel akan dikerahkan pada tanggal 20 Oktober mendatang untuk mengamankan 4 ring di sekitar Gedung MPR-DPR. Polri juga akan membuat pagar betis mulai dari Gedung MPR ke Istana. Meski sejumlah ruas jalan akan ditutup, Kapolri mengimbau agar rakyat tetap beraktivitas seperti biasa.

Usai resmi dilantik dan diambil sumpah, Jokowi-JK rencananya akan di arak dengan kereta kuda dari Bundaran HI hingga Monas. Jokowi juga akan hadiri acara syukuran rakyat salam 3 jari yang dikoordinir oleh sejumlah artis, seperti Abdee Slank, Wanda Hamidah hingga Jaya Suprana.  

Acara ini sekaligus akan memecahkan 3 rekor, yakni gerakan berbaju putih, foto selfie berbaju putih, dan melepaskan 17 ribu lebih lampion di Indonesia. Ini diperkirakan hampir mirip dengan konser salam 2 jari yang sempat menghebohkan Indonesia jelang Pemilu Presiden 9 Juli lalu. (Mut)

Baca juga:

 Jokowi-JK Naik Andong Menuju Istana Usai Pelantikan

Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR Dilarang Saat Pelantikan Jokowi-JK

Gelar Syukuran Jokowi-JK, Slank Diminta Jaga Kebersihan Monas

Upacara Militer Sambut Jokowi-JK di Istana Akan Berjalan Singkat

Liputan6.com, Jakarta – Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) akan diambil sumpahnya sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019 pada 20 Oktober 2014. Usai pelantikan, keduanya disambut dengan upacara militer di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Namun, upacara militer itu akan berlangsung cukup singkat. “Sudah disepakati upacara militernya akan berlangsung singkat, paling lama 20 menit,” jelas Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Andi Widjajanto, di Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Kamis (16/10/2014).

Tata cara kegiatan pisah sambut itu dengan Presiden SBY itu, menurutnya sudah dibahas dalam pertemuan timnya dengan Menkopolhukam Djoko Suyanto. Pertemuan itu dihadiri di antaranya Andi Widjajanto dan Penasehat Tim Transisi Luhut Pandjaitan.

“Dibahas juga tentang ketatanegaraan supaya tidak ada kesalahan,” jelas Andi.

Setelah upacara militer, Presiden SBY akan memperkenalkan Jokowi kepada staf rumah tangga presiden yang nantinya setiap hari mendampingi Jokowi. Setelah acara di Istana selesai, Presiden SBY akan meninggalkan Istana Merdeka menuju rumah pribadinya di Cikeas, Jawa Barat, menggunakan kendaraan pribadi.

“Kami rapat jam 1 siang dengan Pak Djoko Suyanto. Lalu Pak Djoko menelepon saya sekitar magrib dan mengabari bahwa Pak Djoko sudah komunikasi sama SBY, setuju. Kami menyampaikan ke Pak Jokowi malamnya. Pak Jokowi tidak masalah dengan upacara militer yang diperkirakan pukul 14.10-14.50 WIB,” tutur Andi. (Yus)

Pemilihan Menteri Jadi Awal Pembuktian Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Jokowi-JK akan diambil sumpah dan janji sebagai presiden dam wakil presiden pada 20 Oktober. Cobaan pertama Jokowi-JK yang harus dibuktikan pada masyarakat adalah penentuan nama-nama menteri yang akan mengisi kabinet.

“Awalnya, pertarungan pertamanya penentuan kabinet. Satu-satunya kekuatan Jokowi ada di kabinet. Semua presiden jatuh bukan karena konstitusi, semua alasan politik,” kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti dalam diskusi ‘Strategi Rakyat Mengawal Demokrasi’ di Jokowi Center, Menteng, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Menurut Ray, kemungkinan adanya pemakzulan atau impeachment masih sangat terbuka terhadap Jokowi. Terlebih, bila rakyat sudah tidak lagi sepaham dengan kebijakan yang diambil Jokowi.

“Sekarang yang menentukan jatuhnya Jokowi bukan Senayan (DPR), tapi sehebat apa rakyat bersama Jokowi,” lanjut dia.

Sejauh ini, preseden buruk soal penentuan menteri sudah mulai terlihat. Ray menilai, saat ini Jokowi terkesan lebih mendengarkan masukan partai dibanding rakyat. Hal ini tentu sangat berbeda dengan apa yang dijanjikan tidak ada transaksional dalam koalisi Jokowi-JK.

“Sudah resah gelisah karena ada beberapa nama sudah harus tutup buku, muncul lagi. Saya sudah kritik kalau dilihat sebulan terakhir. Kesan saya lebih banyak dengar parpol dibanding rakyat. Apalagi muncul nama di kalangan yang dipandang negatif. Saya jadi cemas Jokowi tidak lagi jadi wakil yang mendukung aspirasi publik tapi terkungkung parpol,” tutup Ray.

Dino Patti Djalal Siap Ditunjuk Jokowi Jadi Menlu

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal merespons isu terkait akan bergabung dalam kabinet Jokowi-JK. Dino digadang-gadang menjadi salah satu calon menduduki posisi Menteri Luar Negeri.

Menanggapi isu tersebut, Dino tidak mau banyak komentar. Dia hanya menegaskan siap menerima tugas apa pun untuk negara.

“Republik minta saya apapun tentu saya akan kasih,” sebut Dino di kantor DPP Partai Demokrat di Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Komentar itu disampaikannya di sela-sela seminar Dinamika Politik Luar Negeri. Dalam seminar itu, ditegaskan eks duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) dalam sejarah hidupnya dia tidak pernah mau minta posisi penting dalam pemerintah.

“Saya sudah 28 tahun jadi pegawai negeri sipil (PNS), resep karir saya, saya tidak pernah melobi atau meminta jabatan,” ujar Dino.

Ia mengaku sangat bersyukur dengan posisinya sekarang. Sehingga, dia menyebut tidak usah terlalu banyak berspekulasi soal posisinya di masa mendatang.

Tidak cuma soal jadi menlu, dalam kesempatan yang sama, Dino mengatakan dirinya sudah banyak rencana saat tidak lagi duduk di pemerintahan.  Namun, Dino tidak memberikan detail apa yang akan dilakukannya.

“Saya ingat ayah saya, ayah saya sudah 81 tahun dan sudah 21 tahun pensiun. Tetapi beliau tiap hari masih berkarya untuk negara dalam berbagai cara, saya akan lakukan hal yang sama,” pungkas Dino Patti Djalal.

Ahok: Saya Banyak Belajar dari Wong Solo

Liputan6.com, Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari ini resmi ‘bercerai’ dengan Jokowi yang telah dilepas jabatannya sebagai Gubernur DKI. Ahok pun otomatis menyandang status Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta.

Dirinya mengaku selama 2 tahun memimpin Jakarta bersama-sama, dia banyak belajar dari figur Jokowi. Seperti terutama sikap santun dan kerendahan diri Presiden Terpilih itu. Meski hingga kini hal itu masih belum bisa diterapkannya.

“Saya udah lebih baik, jinak, karena belajar dari wong Solo. Istri saya sering nanya kenapa selalu pakai baju Solo (batik)? Ya karena dikasih terus dari Pak Jokowi. Hehehe,” kata Ahok di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/10/2014).

Namun, ada satu hal yang belum bisa ia tiru dari Jokowi. Yakni kemampuan mantan Gubernur DKI itu menahan lapar. Sebab, menurut Ahok, apabila sudah sibuk seperti blusukan atau rapat, Jokowi tak jarang lupa makan.

“Yang saya tidak berhasil pelajari itu kebiasaan Pak Jokowi makan telat. Kan keliatan kan dari postur tubuh siapa yang malas makan, siapa yang rajin,” ucap Ahok yang mengundang tawa.

Berdasarkan keterangan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dody Riyadmadji, hari ini Jokowi telah menerima surat Keputusan Presiden (Keppres) nomor 98/T/2014, tentang Persetujuan Pengunduran Diri Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Ahok. (Mut)

Anak Hendropriyono: Ayah Saya Tak Mau Jadi Menteri Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono merupakan salah seorang pendukung Jokowi semasa kampanye Pilpres. Usai Pilpres, Hendropriyono pun menjadi penasihat Jokowi.

Peluang Guru Besar Intelijen itu untuk menjadi menteri di pemerintahan Jokowi pun terbuka lebar. Namun, putra Hendropriyono menegaskan, ayahnya akan menolak jabatan bila ditawari menjadi menteri Jokowi.

“Ayah saya tim penasihat Jokowi dan tidak akan lagi jabat di kementerian manapun di pemerintahan Jokowi-JK. Dia sudah confirm ke saya karena sudah waktunya (pensiun dari pemerintahan). Dia sudah 69 tahun, diangkat jadi apapun tak akan mau. Dia senang karena sudah bisa mendukung Jokowi jadi presiden,” ujar Diaz Hendropriyono, di Gedung Joang 45, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Diaz yang juga menjabat Ketua Umum Kawan Jokowi menerangkan pula hal itu diketahuinya kemarin malam dalam sebuah perbincangan 4 mata dengan ayahnya.

“Itulah negarawan dan semoga masih banyak lagi yang bisa seperti itu,” kata Diaz.

Selain ayahnya, Diaz mengatakan pula tokoh yang memiliki sifat kenegarawanan adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Putri Bung Karno itu bisa saja maju sebagai capres dalam Pemilu 9 Juli 2014, tapi tidak dilakukan.

“Megawati negarawan, punya kendaraan besar PDIP tapi tidak digunakan. Dia malah mempersilakan yang muda untuk maju,” tandas Diaz Hendropriyono. (Mut)

Ketua MPR: Arak-arakan Jokowi-JK Harus Berjalan Tertib

Liputan6.com, Jakarta – Akan ada arak-arakan untuk Presiden terpilih Jokowi dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla (Jokowi-JK) usai pelantikan keduanya. Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan agar acara itu berjalan tertib.

Meski demikian, dirinya tidak ingin memaksakan jika hal tersebut membuat acara pelantikan berjalan tidak khidmat.

“Menurut pendapat saya, kalau ada pesta arak-arakan, apa tidak mungkin di lain hari? Iya kan. Kalau terpaksa hari itu juga ya kita minta dengan tertib. Ini hal yang bersejarah bagi kami,” ujar ketua MPR itu di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Senada dengan pernyatan Zulkifli, Wakil MPR Mahyudin pun menegaskan berharap pesta tersebut jangan berlebihan. Karena yang penting bagaimana bisa bekerja dengan baik.

“Kita juga memaklumi itu pesta pendukung beliau. Tapi pesta jangan berlebihan. Karena yang penting itu bagaimana beliau bisa bekerja dengan baik,” pungkas Mahyudin.

Berikut Rundown Acara Pelantikan Jokowi-JK dari Sekretariat MPR & Istana Presiden :

10.00 WIB Jokowi-JK menghadiri sidang paripurna MPR
10.20 WIB Pengucapan Sumpah/Janji Presiden
10.25 WIB Pengucapan Sumpah/Janji Wakil Presiden
10.45 WIB Pidato Presiden Terpilih
11.00 WIB Pidato penutupan, Doa dan Penutupan Sidang Paripurna MPR
11.10 WIB Acara Selesai dilanjutkan dengan jamuan kenegaraan
12.00 WIB Jokowi-JK meninggalkan Gedung DPR/MPR menuju Semanggi
12.10 WIB Jokowi-JK tiba di Semanggi dan naik andong untuk diarak hingga Istana
12.40 WIB Tiba di Istana disambut Presiden SBY. Dilanjutkan dengan upacara penyambutan, tur singkat keliling Istana, lalu pelepasan SBY keluar Istana.
15.00 WIB Jokowi-JK ikut pesta rakyat di Monas
17.00 WIB Jokowi-JK kembali masuk ke Istana
19.00 WIB Jokowi-JK kembali ke Monas untuk melepas 7.000 lampion
22.00 WIB Acara selesai.

Pengamat CSIS: Hanya Rakyat yang Bisa Menolong Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Joko Widodo atau Jokowi bak fenomena baru di kancah politik era demokrasi di Indonesia. Gerakan masyarakat begitu masif dalam mendukung Gubernur DKI Jakarta itu menjadi presiden. Tidak salah jika dikatakan, basis kekuatan Jokowi adalah rakyat, bukan elite partai. Bahkan, kekuatan rakyatlah yang menjadi penolong dalam memenangkan Jokowi.

“Periode menarik, ternyata yang menjadi penolong dari otoritarian (otoriter) ke demokrasi adalah masyarakat,” kata peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Philips J Vermonte saat diskusi bertajuk ‘Strategi Rakyat Mengawal Demokrasi Pancasila’ di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/10/2014).

Philips menjelaskan, kondisi yang dialami Jokowi saat ini sama dengan apa yang terjadi pada tahun 1999. Setelah Soeharto lengser pada Mei 1998, PDIP memenangkan perebutan kursi presiden. Padahal, tidak bisa dipungkiri, Partai Golkar juga masih tetap kuat saat itu.

“Artinya masyarakat punya kesadaran zaman juga, kapan dia dibutuhkan membantu meneruskan apa yang dicapai. Negara lain sering juga. Ini semacam sunnatullah juga, pada periode tertentu masyarakat akan memutuskan sendiri jalannya politik di tengah dominasi elite lama yang kuat,” ungkap Philips.

Ia menjelaskan, masa keemasan masyarakat muda khususnya juga dirasakan pada Pemilu 2014. Masyarakat yang tidak memiliki hubungan dengan Orde Baru tidak hanya menyumbangkan suaranya, tapi rela menyumbangkan tenaga, waktu, dan pikiran. Hal itulah yang tidak dimiliki calon lain kala itu.

“Masa kedaluwarsanya adalah saat pemilihan MPR. Mereka generasi tua tidak bisa lagi memiliki kemampuan tawar-menawar yang cukup. Mulai itu, yang membantu Jokowi adalah masyarakat,” ujar Philips.

Lebih jauh Philips memaparkan, pergerakan para pemuda juga ditunjukkan saat adanya sengketa penghitungan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tanpa perintah, para pemuda membuat website Kawal Pemilu. Di situ, mereka bergabung mengumpulkan data dari formulir C1 yang diunggah (upload) KPU lalu menghitungnya. Hasilnya pun tidak jauh berbeda.

“Ini kan hanya bisa dilakukan oleh anak muda yang mengerti IT. Dan mereka bergerak secara sukarela,” pungkas peneliti CSIS tersebut.

Kusir dan Kuda Kirab Jokowi-JK Didatangkan dari Solo

Liputan6.com, Jakarta – Panitia Nasional Pesta Rakyat mendatangkan kusir asal Solo, Jawa Tengah, untuk mengemudikan andong yang akan membawa Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dalam kirab pada 20 Oktober 2014.
    
“Kuda dan kusirnya didatangkan langsung dari Solo, sedangkan kereta kencana dari Jakarta,” kata Koordinator Divisi Kirab Panitia Nasional Pesta Rakyat Jay Wijayanto di Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Dia menjelaskan, akan ada dua kereta kencana milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang digunakan. Satu untuk membawa Jokowi dan Iriana Widodo dan satu lagi untuk Jusuf Kalla dan Mufidah Kalla.

Kirab budaya akan digelar pada 20 Oktober, mulai pukul 12.00 WIB usai pelantikan Jokowi dan JK sebagai presiden dan wakil presiden di Gedung DPR.

Jalur kirab dimulai dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat dan berakhir di lapangan Monumen Nasional (Monas).

Menurut Jay, sejumlah komunitas sudah mendaftarkan diri untuk berpartisipasi dalam kirab tersebut. Antara lain kelompok penari reog Ponorogo, komunitas sepeda bambu, pengguna kostum batik, pemain perkusi, kelompok marching band, dan pemulung.

Beberapa artis Ibukota, termasuk grup band Slank yang akan ikut kirab menaiki andong, akan mengikuti kirab tersebut.

Hingga kini, sejumlah komunitas masih mendatangi Sekretariat Panitia Nasional Pesta Rakyat di kawasan Menteng, Jakarta, untuk mendaftar menjadi peserta kirab.

“Urutan peserta kirab masih dibahas bersama, kami masih menerima pendaftaran peserta kirab, seperti penari dari Papua dan Maluku,” tambah dia.

Pesta rakyat menyambut presiden baru digagas sukarelawan dan simpatisan Jokowi-JK yang membentuk Panitia Nasional Pesta Rakyat yang diketuai oleh Abdee ‘Slank’ Negara. (Ant/Riz)

Jokowi Sudah Sah Mundur Sebagai Gubernur DKI

Liputan6.com, Jakarta – Surat pengunduran diri sebagai Gubernur DKI Jakarta yang diajukan Joko Widodo atau Jokowi telah sampai ke Balaikota Jakarta. Dengan demikian, Jokowi telah resmi mundur sebagai gubernur dan siap dilantik sebagai presiden pada Senin 20 Oktober mendatang.

“Tadi sore surat dari Kementerian Dalam Negeri sudah menyampaikan ke Balaikota,” kata Kepala Biro Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri Heru Budi Hartono di Taman Suropati, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

“Keputusan Presiden No 98 Tahun 2014 yang butirnya disebut menyampaikan, pengunduran Pak Jokowi dan Pak Presiden SBY di situ juga tertera mengucapkan terima kasih,” kata dia.

Heru menambahkan, terhitung sejak dikeluarkan surat pengunduran gubernur DKI tersebut, berarti Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok resmi menjadi pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta. Pelantikan Ahok bisa dilakukan 1 bulan setelah menjadi Plt.

“Kalau nggak salah satu bulan sejak 16 Oktober, ya paling 16 November beliau harus sudah dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta,” tandas Heru.

Segala persiapan menjelang pelantikan Jokowi juga sudah dilakukan, baik dari pihak DPR/MPR maupun pengamanan saat pelantikan. Bahkan, persiapan arak-arakan yang akan dihadiri relawan Jokowi juga sudah disiapkan.

Dipastikan Pemilihan Ketua Komisi DPR Usai Pelantikan Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Pemilihan ketua komisi serta kelengkapan dewan DPR, dipastikan usai pelantikan Joko Widodo alias Jokowi pada 20 Oktober 2014. Hal ini dilakukan guna mengsingkronisasikan kabinet dengan menteri.

“Kita menunggu pelantikan Jokowi, termasuk menunggu nomenklatur (pembentukan) kabinet dan nomenklatur mitra kerja,” ujar Ketua DPP PKB Lukman Edy usai rapat konsultasi di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Sementara politisi PDIP Pramono Anung menegaskan, semua pihak bersepakat pemilihan ketua komisi dan kelengkapan dewan dilakukan secara musyawarah mufakat.

“Forum lobi menyepakati musyawarah mufakat dengan alternatif yang ada, meski Kaolisi Merah Putih ada nama-nama, tapi berkembang di lobi menjadi berbeda, perkembangan politik dinamis,” jelas dia.

Meski sepakat, Pramono menegaskan, masih tetap menjadi bahan pertimbangan yang dibicarakan masalah sistem paket.

“Praktis hanya paket sekarang titik berat musyawarah, alternatif 5 tahun lalu atau kemudian menggunakan pola baru. Dalam fraksi Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih mengarah musyawarah tidak ingin deadlock, intinya sebelumnya paket sekarang musyawarah dulu,” pungkas Pramono.

Segala persiapan menjelang pelantikan Jokowi-JK juga sudah dilakukan, baik dari pihak DPR/MPR maupun pengamanan saat pelantikan. Bahkan, persiapan arak-arakan yang akan dihadiri relawan Jokowi juga sudah disiapkan.

Ini Prosesi Pelantikan Jokowi-JK oleh MPR Senin

Liputan6.com, Jakarta – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan melantik Jokowi-JK pada 20 Oktober 2014 mendatang. Jokowi dan JK akan diambil sumpahnya sebagai Presiden dan wakil presiden.

Berdasarkan rundown acara yang diterima Liputan6.com, Kamis (16/10/2014), Jokowi-JK akan menghadiri sidang paripurna MPR pada Senin 20 Oktober 2014 pukul 10.00 WIB. Selanjutnya Jokowi akan diambil sumpahnya sebagai presiden pada pukul 10.20 WIB.

Setelah itu, pengucapan sumpah wakil presiden akan diucapkan oleh Jusuf Kalla. Pengucapan sumpah selesai, Jokowi akan memberikan pidato pertama sebagai presiden RI.

Berikut acara pelantikan Jokowi-JK pada Senin 20 Oktober 2014 yang dari Sekretariat MPR dan Istana Presiden:

10.00 WIB Jokowi-JK menghadiri sidang paripurna MPR
10.20 WIB Pengucapan Sumpah/Janji Presiden
10.25 WIB Pengucapan Sumpah/Janji Wakil Presiden
10.45 WIB Pidato Presiden Terpilih
11.00 WIB Pidato penutupan, Doa dan Penutupan Sidang Paripurna MPR
11.10 WIB Acara Selesai dilanjutkan dengan jamuan kenegaraan
12.00 WIB Jokowi-JK meninggalkan Gedung DPR/MPR menuju Semanggi
12.10 WIB Jokowi-JK tiba di Semanggi dan naik andong untuk diarak hingga Istana
12.40 WIB Tiba di Istana disambut Presiden SBY. Dilanjutkan dengan upacara penyambutan, tur singkat keliling Istana, lalu pelepasan SBY keluar Istana.
15.00 WIB Jokowi-JK ikut pesta rakyat di Monas
17.00 WIB Jokowi-JK kembali masuk ke Istana
19.00 WIB Jokowi-JK kembali ke Monas untuk melepas 7.000 lampion
22.00 WIB Acara selesai.

Wasekjen PPP: Gabung ke Jokowi, Kami Tak Anut Asas Transaksional

Liputan6.com, Jakarta – Elite PPP bersilahturahmi dengan Presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi di rumah dinasnya, Taman Suropati, Jakarta. Hasil pertemuan itu menegaskan, partai berlambang Ka’bah itu keluar dari Koalisi Merah Putih dan bergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat.

“Ini kalian lihat pertanda bahwa kami lebih ke Koalisi Indonesia Hebat,” kata Wasekjen PPP Syaifullah Tamliha usai pertemuan, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Dalam silahturahmi, Syaifullah menjelaskan, PPP sudah sepakat dengan garis dan arah kebijakan partai yang ditetapkan Jokowi, yakni politik non transaksional. PPP pun tak meminta jatah kekuasaan.

“Kami melakukan komunikasi politik tidak menganut asas transaksional,” tegas dia.

Sementara Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding yang hadir dalam pertemuan menambahkan, PPP pasti bergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat, sesuai keterangan yang diucapkan dalam pertemuan tertutup itu.

Bahkan, kata Kadir, 2 kubu yang berbeda pandangan di internal PPP hadir dan menyatakan siap bergabung dalam barisan Koalisi Indonesia Hebat –yang mendukung Jokowi-Jusuf Kalla (JK).

“Mereka yang ada di sini bisa dikatakan ada dua kelompok. Ada dari keduanya. Insyallah ke depan, PPP mulai hari ini menyatakan bersama dengan pak presiden dan Koalisi Indonesia Hebat,” tandas Kadir.

Kisruh internal PPP mulai sejak Pileg 2014 lalu, antara kubu Ketua Umum PPP Suryadharma Ali dengan kubu Sekjen PPP Romahurmuziy. Kubu Suryadharma sejak awal mendukung Koalisi Merah Putih –yang menyokong pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Ruhut Sitompul Sebut Rugi Berseberangan dengan Jokowi Terpopuler

Liputan6.com, Jakarta – Ruhut Sitompul, politisi Partai Demokrat yang satu ini memang kerap memunculkan kontroversi terkait pernyataannya. Kali ini, pemeran si Poltak dalam serial Gerhana ini mengemukakan soal kerugian bagi partai yang tidak mendukung Jokowi-JK.

Berita tersebut menjadi berita terpopuler dalam kanal Indonesia Baru. Berita terkait pernyataan putra mantan Kepala Bin Hendropriyono, yang mengaku ayahnya tidak berkeinginan menjadi menteri Jokowi-JK juga banyak disorot pembaca.

Ada juga berita Prabowo yang mesam-mesem saat ditanya kehadiran dalam pelantikan Jokowi-JK. Ingin tahu lebih lengkap berita populer dalam kanal Indonesia Baru pada Kamis 16 Oktober 2014, berikut ulasan berita-berita populer yang terangkum dalam Top 5 Indonesia Baru:

1. Ruhut Sitompul: Rugi Jika Berseberangan dengan Jokowi

Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengatakan sekarang waktunya untuk kembali bersatu dalam membangun bangsa. Menurut dia, siapa pun yang kini berseberangan dengan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) akan rugi sendiri.

“Saya rasa sekarang semuanya harus ikut menyukseskan pelantikan Jokowi. Ini pesta rakyat di mana suara rakyat yang memenangkannya. Karena itu saya pikir rugi sendiri jika ada pihak yang berseberangan dengan beliau,” ujar Ruhut di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/10/2014).

Baca selengkanya…

2. Anak Hendropriyono: Ayah Saya Tak Mau Jadi Menteri Jokowi

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono merupakan salah seorang pendukung Jokowi semasa kampanye Pilpres. Usai Pilpres, Hendropriyono pun menjadi penasihat Jokowi.

Peluang Guru Besar Intelijen itu untuk menjadi menteri di pemerintahan Jokowi pun terbuka lebar. Namun, putra Hendropriyono menegaskan, ayahnya akan menolak jabatan bila ditawari menjadi menteri Jokowi.

Baca selengkapnya…

3. Ditanya Kehadirannya Saat Pelantikan Jokowi, Prabowo Tersenyum

 Jokowi dan Jusuf Kalla (JK) bakal segera dilantik sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2014-2019. Mantan rival mereka saat pilpres 2014 lalu, Prabowo Subianto pun tengah menunggu undangan pelantikan Jokowi-JK tersebut.

“Itikat (untuk hadir) pasti ada, bukan bicara macam-macam, undangannya belum datang, kalau besok dikirim baru dipikirin,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa di gedung parlemen, Jakarta, Kamis (15/10/2014).

Baca selengkapnya…

4. Jokowi ‘A New Hope’ Jadi Sampul Majalah TIME

 Presiden terpilih Jokowi segera dilantik pada 20 Oktober 2014. Majalah TIME menjadikan potret Jokowi sebagai sampul depan edisi 27 Oktober 2014.

Judul sampul majalah itu tertulis, “A New Hope, Indonesian President Joko Widodo is a force for democracy”. Wajah Jokowi pun terpampang secara close up.

Baca selengkapnya…

5. Fadel Muhammad: Beberapa Kader Golkar Diambil Jadi Menteri Jokowi

Beberapa kader Partai Golkar kabarnya akan dijadikan sebagai menteri dalam kabinet Jokowi. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Fadel Muhammad.

Meski demikian, menurut Fadel, partai berlambang pohon beringin itu menegaskan akan tetap berada di Koalisi Merah Putih (KMP).

Baca selengkapnya…

Jokowi Temui Prabowo yang Berulang Tahun ke-63

Liputan6.com, Jakarta – Presiden terpilih Jokowi dijadwalkan bertemu dengan mantan rivalnya saat Pilpres 2014 Prabowo Subianto. Sebelum bertemu Prabowo, Jokowi juga telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Informasi yang diterima Liputan6.com, Jumat (17/10/2014), Jokowi dan Prabowo akan bertemu di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada pukul 10.00 WIB.

Pertemuan 2 mantan capres untuk kali pertama pasca-Pilpres 2014 ini bertepatan dengan ulang tahun Prabowo ke-63. Prabowo lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951.

Meski begitu belum diketahui apa agenda yang akan dibicarakan Jokowi dan Prabowo dalam pertemuan tersebut.

Sebelumnya, Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Andi Widjajanto mengungkap, Jokowi bakal segera bertemu dengan ketua umum dari seluruh partai politik. Termasuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Pak Jokowi ingin ketemu dengan semua kelompok politik, termasuk koalisi Pak Prabowo dilakukan,” ujar Andi.

Rencana pertemuan Jokowi dengan seluruh ketua umum partai politik itu, menurut Andi, sudah disetujui. “Ketemu dengan ketua umum partai semuanya sudah di-propose (diajukan). Responsnya relatif positif. Hanya kesesuaian waktunya saja yang belum,” tukas Andi.

Menko Polhukam: Tak Ada Sertijab Presiden dari SBY ke Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Presiden SBY akan menggelar upacara penyambutan Presiden terpilih Jokowi di Istana Negara. Upacara itu dilakukan setelah Jokowi dilantik sebagai presiden ke-7 RI di Gedung MPR/DPR, Senin 20 Oktober mendatang.

Namun, beredar kabar yang menyebutkan acara penyambutan Jokowi itu sebagai serah terima jabatan presiden dari SBY. Menko Polhukam Djoko Suyanto menegaskan, acara di Istana itu adalah Upacara Penyambutan Presiden Jokowi dan Penghormatan Kebesaran dari TNI dan Polri kepada Presiden Jokowi.  

“Jadi bukan upacara Sertijab yang banyak disalah mengerti beberapa kalangan,” tegas Djoko dalam pesan singkatnya di Jakarta, Jumat (17/10/2014).

Ia menyatakan, upacara penyambutan presiden baru ini akan menjadi tradisi baru demokrasi di Indonesia. “Acara ini untuk menciptakan tradisi baru alih kepemimpinan nasional yang bermartabat dan damai,” tukas Djoko.

Upacara peyambutan Jokowi itu akan dilakukan secara militer. Setelah upacara, Presiden SBY akan memperkenalkan Jokowi kepada staf rumah tangga presiden yang nantinya setiap hari mendampingi Jokowi. Setelah acara di Istana selesai, Presiden SBY akan meninggalkan Istana Merdeka menuju rumah pribadinya di Cikeas, Jawa Barat, menggunakan kendaraan pribadi.

Gerindra Pastikan Jokowi Bertemu Prabowo di Jalan Kertanegara

Liputan6.com, Jakarta – Presiden terpilih Jokowi dipastikan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Pertemuan Jokowi dan Prabowo akan digelar di di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Iya, jadi di Kertanegara,” ujar Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (17/10/2014).

Namun, Muzani mengaku tidak mengetahui apa yang akan menjadi pembicaraan 2 mantan capres pada Pilpres 2014 itu. Menurut dia, hanya Jokowi dan Prabowo yang mengetahui agenda pertemuan tersebut.

“Apa yang dibicarakan kita lihat saja nanti,” kata Muzani.

Sebelumnya, Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Andi Widjajanto mengungkap, Jokowi bakal segera bertemu dengan ketua umum dari seluruh partai politik. Termasuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Pak Jokowi ingin ketemu dengan semua kelompok politik, termasuk koalisi Pak Prabowo dilakukan,” ujar Andi.

Rencana pertemuan Jokowi dengan seluruh ketua umum partai politik itu, menurut Andi, sudah disetujui. “Ketemu dengan ketua umum partai semuanya sudah di-propose (diajukan). Responsnya relatif positif. Hanya kesesuaian waktunya saja yang belum,” tukas Andi.

Twitter Prabowo Subianto Banjir Ucapan Ultah ke-63

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hari ini berulang tahun ke-63. Ucapan selamat pun membanjiri akun Twitter mantan Komandan Jenderal Kopassus itu. Berikut beberapa di antaranya.

“Sekarang izinkan saya, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun untuk abang & sahabat yang begitu saya cintai @Prabowo08,” tulis salah satu akun, Mega Simarmata ‏@MegaSimarmata di Twitter @Prabowo08, Jumat (17/10/2014).

“Barakallahu fii umrik pak.. @ridwankamil Selamat Ulang Tahun Pak @Prabowo08. Semoga panjang umur dan Jangan pernah lelah untuk mencintai Indonesia,” timpal @meirianafitri.

“Happy birthday pak @Prabowo08 all the best for u. Ebiet G Ade: Seraut wajah Prabowo: http://youtu.be/vOMTeXNRDfA,” cuit akun @rindah29.

Bertepatan dengan hari ulang tahunnya, Prabowo Subianto yang memiliki akun Twitter @Prabowo08 kedatangan presiden terpilih Jokowi di rumah Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dengan baju putih dan peci hitam, mantan Danjen Kopassus tersebut langsung melempar senyum saat Jokowi tiba dilokasi.

Jokowi dan Prabowo terlihat kompak mengenakan kemeja putih. Keduanya langsung berpelukan dan saling cium pipi. (Mut)

Akrabnya Jokowi dan Prabowo

Liputan6.com, Jakarta – Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyambangi kediaman pribadi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tepat pukul 10.05 WIB mantan Gubernur DKI Jakarta itu tiba dengan menggunakan Kijang Innova putih B 1982 SID.

Pantauan Liputan6.com, Jumat (17/10/2014), dengan pengawalan ketat Paspampres, pria yang karib disapa Jokowi itu memasuki rumah Prabowo tanpa sepatah kata pun. Terlihat pula Kepala Staf Tim Transisi Jokowi-JK, Rini Soemarno dan Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto mendampingi Jokowi.

Pewarta yang telah menunggu di rumah bercat putih itu langsung mengerumuni Jokowi untuk mengambil gambar dan mewawancara. Namun, Jokowi diam dan melenggang masuk dengan santai.

Sekitar pukul 10.23 WIB, keduanya keluar dari rumah tersebut. Jokowi dan Prabowo tampak bersalaman lebih dulu sebelum memberikan keterangan pers. Keduanya yang sama-sama mengenakan kemeja putih, terlihat akrab. Sesekali senyum dan tawa keluar dari mulut Prabowo dan Jokowi.

Sementara itu, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pertemuan ini hanya bentuk silaturahmi.

“Pertemuan hari ini adalah Pak Prabowo sebagai sesama calon presiden yang sejak tanggal 22 Juli dan pertemuan hari ini adalah pertemuan silaturahmi biasa sebagai orang yang menjunjung budaya bangsa,” ujar Muzani. (Mut)

Prabowo: Jokowi Seorang Patriot

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden terpilih Jokowi di rumah Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam pertemuan itu, Prabowo mengaku penuh dengan keakraban.

“Bapak Jokowi insya Allah tanggal 20 oktober akan dilantik sebagai Presiden RI, saya menerima beliau di rumah almarhum Pak Soemitro, ayahanda saya,” ujar Prabowo, Jumat (17/10/2014).

“Dalam pertemuan dengan penuh keakraban, penuh persahabatan, saya sampaikan ucapan selamat saya atas diangkat, dilantik menjadi Presiden RI,” imbuh dia.

Dalam pertemuan itu, Prabowo juga mengakui Jokowi adalah sebagai seorang patriot. Prabowo yakin Jokowi akan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya sampaikan, saya yakin beliau seorang patriot. Saya yakin di dalam hati beliau keinginan kami sama, adalah keutuhan NKRI, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI sebagai komitmen kita,” ujar Prabowo.

Prabowo Usai Bertemu Jokowi: Kita Harus Bersatu

Liputan6.com, Jakarta – Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dalam pertemuan itu, Prabowo meminta kepada pendukungnya dalam Pemilu Presiden 2014 untuk mendukung pemerintahan Jokowi-JK.

“Bahwa pertarungan politik adalah wajar sampai beretorika dengan keras. Akan tetapi di ujung harus kebaikan, keselamatan dan kesejahteraan rakyat,” ujar Prabowo usai pertemuan dengan Jokowi di Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014).

Prabowo juga meminta pendukungnya tidak menganggap bahwa perbedaan politik, pandangan dan persaingan politik harus menjadi sumber perpecahan.

“Tidak boleh, kita satu nusa, satu bangsa, kita harus bersatu,” kata Prabowo.

Jokowi menyambangi kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tepat pukul 10.05 WIB mantan Gubernur DKI Jakarta itu tiba dengan menggunakan Kijang Innova putih B 1982 SID.

Dengan pengawalan ketat Paspampres, Jokowi didampingi Kepala Staf Tim Transisi Jokowi-JK, Rini Soemarno dan Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto bersua Prabowo. (Mut)

Prabowo Undang Jokowi Nyanyi di Hambalang

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) akrab usai melakukan pertemuan di rumah ayahanda Prabowo. Prabowo pun mengundang Jokowi untuk menyanyi di rumahnya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

“Saya harap beliau datang ke Hambalang, beliau janji walau jadi presiden akan ke Hambalang. Akan jadi kehormatan bagi saya. Saya akan minta beliau nyanyi di Hambalang,” kata Prabowo disambut tawa Jokowi usai pertemuan di Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014).

Jokowi yang mengenakan kemeja warna putih pun menyatakan berjanji untuk ke rumah mantan rivalnya dalam Pemilu Presiden 2014 itu.

“Ini janji ke Hambalang saya juga sanggupi, nanti datang karena memang pada bulan Januari kami sudah adakan rencana ke sana naik heli Pak Prabowo, sehingga terima kasih kami masih diundang ke rumah beliau di Hambalang,” ucap dia.

Lalu bagaimana dengan tawaran menyanyi? “Untuk nyanyinya saya tidak bisa memenuhi,” imbuh Jokowi disambut tawa keduanya. (Mut)

Jokowi: Terima Kasih Prabowo

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memenuhi keinginan Presiden terpilih Jokowi untuk saling bertemu. Jokowi pun mengucapkan terima kasih kepada Prabowo yang bersedia menemuinya.

“Saya sampaikan ucapan terima kasih yang sebesarnya atas penerimaan Pak Prabowo pada pagi hari ini. Memang saya sudah ingin berkunjung kepada Pak Prabowo, dan kemarin beliau menyampaikan bisa diterima di sini, alhamdulillah,” ungkap Jokowi.

Pertemuan 2 mantan capres pada Pilpres 2014 ini digelar di rumah orangtua Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014).

Jokowi juga menyatakan, adanya tujuan yang sama antara dirinya dan Prabowo dalam berbangsa dan bernegara. Salah satunya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Beliau juga menyampaikan tujuan kita sama mengenai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI, sama persis dengan tujuan dan goal yang ingin kita lakukan ke depan, semuanya adalah untuk kebaikan bangsa dan negara,” kata Jokowi.

“Saya kira itu hal yang baik dan saya ucapkan terima kasih kepada Prabowo,” ungkap Jokowi.

Prabowo Ucapkan Selamat Atas Dilantiknya Jokowi Jadi Presiden RI

Liputan6.com, Jakarta – Hampir 3 bulan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan Jokowi sebagai pemenang pemilu presiden 9 Juli 2014, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya mengucapkan selamat kepada mantan walikota Solo itu. Ucapan itu disampaikan Prabowo saat Jokowi mengunjunginya di rumah mendiang ayahnya, ahli ekonomi Profesor Sumitro, di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Dalam pertemuan dengan penuh keakraban, penuh persahabatan, saya sampaikan ucapan selamat saya atas diangkat, dilantik Jokowi menjadi Presiden RI,” ujar Prabowo, Jumat (17/10/2014)

Presiden terpilih bernama lengkap Joko Widodo itu menyambangi kediaman Prabowo tepat pukul 10.05 WIB. Jokowi yang telah menanggalkan jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta tiba dengan menggunakan Kijang Innova putih B 1982 SID.

Jokowi langsung disambut hangat oleh Prabowo yang menantinya di depan rumahnya. Kedua politisi yang sama-sama mengenakan kemeja putih itu pun langsung bersalaman dan berpelukan.  

Dengan pengawalan ketat Paspampres, Jokowi memasuki rumah Prabowo tanpa sepatah kata pun. Terlihat Jokowi didampingi Ketua Tim Transisi Rini Soemarno dan Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto. Prabowo dan Jokowi kemudian keluar sekitar pukul 10.23 WIB dan memberikan keterangan kepada awak media yang telah sabar menunggu mereka.

Tak hanya menyampaikan ucapan selamat, dalam kesempatan itu Prabowo juga mengungkapkan kemungkinan kehadirannya saat pelantikan Jokowi sebagai presiden pada 20 Oktober nanti. Dia juga mengundang Jokowi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor.

Kunjungan Jokowi tepat saat hari kelahiran Prabowo Subianto dinilai banyak pihak sebagai sesuatu yang positif. Khususnya untuk mencairkan kondisi politik di Tanah Air yang sempat memanas beberapa bulan terakhir. (Mut)

Tak Bawa Kado, Jokowi Hanya Ucapkan Selamat Ultah untuk Prabowo

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berulang tahun yang ke-63. Presiden Terpilih Jokowi pun menyambangi kediaman mantan Danjen Kopassus itu di Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Hanya, Jokowi datang dengan tangan kosong tanpa membawa hadiah untuk Prabowo. Jokowi hanya tersenyum saat ditanya perihal hadiah ulang tahun untuk Prabowo.

“Tadi saya sudah ucapkan selamat ulang tahun kepada Pak Prabowo Subianto pada hari ini ultah. Soal umur beliau tidak sampaikan,” ucap Jokowi sambil tersenyum, Jumat (17/10/2014).

Prabowo kemudian menimpali bahwa tak perlu menyebutkan usianya. Jokowi juga menurutnya hanya melakukan kunjungan kehormatan.

Menurut Prabowo, pertemuan dengan Jokowi berlangsung singkat dari 10.05 hingga 10.23 WIB, karena akan melakukan ibadah salat Jumat.

“(Sebentar) Karena kan hari Jumat,” jelas Prabowo.

Ini Pesan si Seksi Julia Perez untuk Ultah Prabowo Subianto

Liputan6.com, Jakarta – Ucapan selamat membanjiri akun Twitter mantan Komandan Jenderal Kopassus Prabowo Subianto. Tak hanya dari para pendukung dan penggemarnya, pria yang kini tepat berusia 63 tahun itu juga mendapatkan pesan dari artis seksi Julia Perez.

Melalui akun Twitter pribadi Julia Perez @juliaperrez, wanita yang akrab disapa Jupe itu membubuhkan sepenggal kalimat tanda sukacitanya pada hari ulang tahun Ketua Umum (ketum) Partai Gerindra.

@Prabowo08 happy birthday mas..wish u all the best.. Sehat dan bahagia selalu,” tulis Jupe dibubuhi emoticon love dan bibir berwarna pink, pada Jumat (17/10/2014) sekitar pukul 08.00 WIB.

Selain itu, mantan kekasih Gaston Castano ini juga menyampaikan doanya kepada Prabowo, menanggapi sebuah artikel media online.  

Amin @kompascom: Ulang Tahun ke-63, Prabowo Didoakan Jadi Presiden 2019,” cuit Jupe.

Sementara itu, partai yang dinaungi Prabowo juga tak lupa menyampaikan ucapan selamat kepada sang ketum.

“Selamat ulang tahun kepada Bapak #Prabowo #Subianto #Djojohadikusumo yang ke-63,” tulis akun Partai Gerindra @Gerindra yang juga dimuat di Instagram.

Pantauan Liputan6.com di akun Twitter @Prabowo08, banyak juga foto Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan serta saat muda yang dikirimkan oleh para pendukung sebagai ucapan selamat. Selain dari si seksi Julia Perez. (Sss)

Wakil Ketua MPR: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Sangat Indah

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang mengapresiasi pertemuan antara Presiden terpilih Jokowi dengan mantan rivalnya di Pilpres yang digelar 9 Juli 2014 Prabowo Subianto. Menurut dia, pertemuan tersebut sangat indah di tengah isu perpolitikan yang memanas pascapilpres.

“Bagus dong, yang jelas itu suatu pertemuan yang sangat indah,” kata Oesman Sapta di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Jumat (17/10/2014).

Oesman menuturkan, pertemuan ini menepis keraguan yang kini terjadi di masyarakat, lantaran kekalahan Prabowo yang terjadi di Pilpres lalu dan bahkan juga tersiar isu penjegalan dan penghambatan pelantikan Jokowi. Bahkan Oesman pun tak segan menyebut Prabowo negarawan.

“Belum tentu (Prabowo) seperti yang diragukan dan belum tentu Prabowo (akan menjegal) yang sudah ada prediksi macam-macam. Sekarang terbukti sangkaan itu tidak benar. Dia kan seorang yang negarawan,” tutur Wakil Ketua MPR itu.

Namun demikian, Oesman mengaku tidak ingin berspekulasi kesejukan perpolitikan dengan pertemuan antara Prabowo dengan Jokowi ini hanya akan berlangsung sesaat saja.

Dia menekankan, dengan pertemuan keduanya tersebut, rakyat telah disaksikan sajian perpolitikan yang sangat menyejukkan.

“Itu kita lihat nanti, tidak bisa diprediksi seperti itu. Sekarang itu sudah sesuatu yang menyejukkan,” tandas Oesman.

Presiden terpilih Jokowi menemui Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto di rumah ayahanda Prabowo, Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sewaktu tiba di lokasi pertemuan, Jokowi dan Prabowo berangkulan. Setelah pertemuan, keduanya juga tampak akrab.

Prabowo menyatakan telah meminta pendukungnya dalam Pilpres 2014 untuk mendukung pemerintahan Jokowi-JK. Namun bila kebijakan Jokowi-JK dalam pemerintahan tidak menguntungkan rakyat, maka dia tak akan segan mengritiknya. Jokowi pun mengucapkan terima kasih dan menyatakan siap dikritik. (Sss)

Ditantang Prabowo Subianto Nyanyi, Jokowi Bilang…

Liputan6.com, Jakarta – Joko Widodo atau Jokowi menyanggupi undangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk bertandang ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden mendatang.

Namun, Jokowi mengatakan tak janji bisa menerima tantangan Prabowo agar dirinya bernyanyi. “Untuk nyanyinya saya tak bisa berjanji, karena saya nggak bisa nyanyi,” ucap dia di kediaman ayah Prabowo, Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengakui pada Januari lalu, dirinya sempat berjanji akan berkunjung ke rumah Prabowo di Hambalang. Hanya saja, kala itu karena satu dan lain hal rencana tersebut dibatalkan. Sehingga saat kembali diundang Prabowo, ia pun langsung menyanggupi.

“Janji ke Hambalang saya sanggupi hadir,” kata Jokowi yang mengenakan kemeja warna putih.

“Nanti naik helikopter presiden,” sahut Prabowo sambil terkekeh.

Usai memberikan keterangan, Prabowo yang juga mengenakan kemeja putih lalu mengantar Jokowi keluar halaman rumahnya, di mana mobil Toyota Kijang Innova warna putih bernopol B 1982 SID sudah menunggu. Sebelum meninggalkan rumah Prabowo, suami Iriana Widodo itu membuka kaca mobil, sementara Prabowo sang mantan Komandan Jenderal Kopassus menundukkan kepala.

Jokowi menemui Prabowo pukul 10.05 WIB. Dengan pengawalan ketat Paspampres, Jokowi memasuki rumah Prabowo. Terlihat pula Kepala Staf Tim Transisi Jokowi-JK, Rini Soemarno dan Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto mendampingi. Jokowi dan Prabowo berangkulan.

Prabowo menyatakan telah meminta pendukungnya dalam Pilpres 2014 untuk mendukung pemerintahan Jokowi-JK. Namun bila kebijakan Jokowi-JK dalam pemerintahan tidak menguntungkan rakyat, maka dia tak akan segan mengritiknya. Jokowi pun mengucapkan terima kasih dan menyatakan siap dikritik. (Sss)

PR Pemberantasan Korupsi untuk Presiden Terpilih

Liputan6.com, Jakarta – Hingga sekarang, korupsi adalah salah satu masalah utama bangsa Indonesia. Hal itu dikarenakan korupsi triliunan rupiah dana milik rakyat masuk ke kantong-kantong pribadi.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Jumat (17/10/2014), dana pembangunan fasilitas umum sering mewujud jadi barang mewah milik sejumlah oknum pejabat.

Bila saja dana untuk membeli mobil-mobil yang disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, entah sudah berapa banyak gedung sekolah yang bisa diperbaiki. Sudah jelas, korupsi adalah salah satu masalah utama bagi bangsa Indonesia.

Data Indonesia Corupstion Watch (ICW) menunjukkan dalam 6 bulan pertama tahun 2014 saja Rp 3,7 triliun uang negara lenyap akibat korupsi.

Sejumlah kasus seperti proyek Hambalang dan proyek pengadaan E-KTP berpotensi merugikan negara ratusan miliar hingga triliunan rupiah.

Sebentar lagi Indonesia memasuki babak baru bersama pemerintahan baru. Harapan datang penanganan korupsi akan mendapat suntikan semangat baru.

Hingga tahun lalu, KPK tercatat mampu mengembalikan Rp 214 triliun uang hasil tindak kejahatan korupsi kepada negara, tetapi tentu KPK tidak bisa bergerak sendirian. KPK inginkan dukungan yang serius bukan hanya basa-basi.

Bagi lembaga pengamat kasus korupsi ICW, korupsi harus dihadapi dari segala lini, mulai dari pembenahan peraturan hingga pembenahan birokrasi. Sejumlah anggota DPR telah menyatakan setuju aturan penanganan korupsi diperkuat.

Asa telah digantungkan tinggi pada sang presiden terpilih Joko Widodo. Jokowi menegaskan siap menerapkan 2 langkah untuk memberantas praktek-praktek korupsi.

Mata dan hati seluruh anggota bangsa Indonesia kini menunggu 2 langkah Jokowi untuk Indonesia itu betul-betul terwujud. Semoga saja. (Yus)

Baca Juga:

Jokowi, dari Tuan Rumah Hingga Tamu Gubernur DKI

Jokowi: Saya Mohon Maaf…

Penanganan Masalah Kesehatan ala Jokowi-JK

Harapan Prabowo Subianto pada Hari Ulang Tahunnya

Liputan6.com, Jakarta – Tepat 17 Oktober 2014, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto merayakan hari lahirnya. Genap sudah usia putra dari begawan ekonomi Sumitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar itu 63 tahun.

Selain banjir ucapan selamat secara langsung, bahkan dari Presiden terpilih Jokowi yang langsung bertemu dengannya, Prabowo juga mendapati ungkapan suka cita itu dari para pendukungnya melalui media sosial.

Mendengar banjir selamat tersebut, mantan Danjen Kopassus gitu pun berharap Indonesia lebih baik.

“Saya berharap dan berdoa agar bangsa dan rakyat adil dan kuat agar bisa berdiri di kaki sendiri,” ujar Prabowo di kediaman ayahandanya, di Jalan Kertanegara nomor IV, Kebayoran Baru Jakarta, Jumat (17/10/2014).

Prabowo Subianto adalah putra dari begawan ekonomi Sumitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar. Lahir pada 17 Oktober 1951, ia merupakan anak ketiga dari 4 bersaudara.

Ia dikaruniai satu putra bernama Didit Hediprasetyo, hasil pernikahannya dengan putri almarhum Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi. (Mvi)

Ketua MPR Sampaikan Salam Megawati untuk Prabowo

Liputan6.com, Jakarta – Ketua MPR Zulkifli Hasan menyambangi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Kedatangan Zulkifli untuk menyampaikan undangan pelantikan Jokowi-JK menjadi presiden dan wakil presiden pada Senin 20 Oktober 2014. Dalam kunjungan itu, Zulkifli juga menyampaikan salam dari kedua mantan presiden Indonesia supaya Prabowo  menghadiri acara pelantikan tersebut.

“Saya sampaikan ada salam dari Bu Megawati dan Pak Habibie untuk Pak Prabowo agar hadir nanti. Diharapkan semuanya lancar untuk Indonesia raya yang kita cintai,” kata Zulkifli di kediaman ayahanda Prabowo, Jalan Kertanegara Nomor 4, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014).

Politisi PAN dan anggota Koalisi Merah Putih (KMP) itu pun membantah isu yang beredar tentang akan adanya penjegalan saat pelantikan Jokowi-JK nanti. Terlebih, pagi tadi Prabowo dan Jokowi sudah bertemu. Prabowo menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.

“Ini membuktikan, berkali-kali kita sampaikan dari MPR, jangan berprasangka yang aneh-aneh. Pak Prabowo itu seorang negarawan (apalagi) beliau tadi pagi ketemu Pak Jokowi,” tutur Zulkifli. Dia optimistis mantan danjen Kopassus itu bisa menghadiri acara bersejarah tersebut.

“Kami yakin beliau bisa hadir (saat pelantikan Jokowi). Walaupun ada urusan yang penting dan harus berangkat dan mudah-mudahan semuanya lancar, Minggu malam (19/10/2014) Prabowo sampai ke mari (Indonesia), atau Senin pagi pun masih bisa. Karena acaranya jam 10.00 WIB. Kami berharap, seluruh anggota MPR dan seluruh rakyat Indonesia berharap Pak Prabowo hadir,” tandas Ketua MPR itu.

IHSG Menguat 79,68 Poin Imbas Penguatan Bursa Asia

Liputan6.com, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Aksi beli investor asing jadi katalis positif IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (10/4/2018), IHSG naik 79,68 poin atau 1,28 persen ke posisi 6.325,81. Indeks saham LQ45 menguat 1,73 persen ke posisi 1.039,60. Sebagian besar indeks saham acuan menguat.

Sebanyak 221 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 149 saham melemah dan 117 saham diam di tempat. Pada Selasa pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.334,47 dan terendah 6.243.

Transaksi perdagangan saham juga cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 425.421 kali dengan volume perdagangan delapan miliar saham. Nilai transaksi Rp 7 triliun. Investor asing beli saham Rp 199,15 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran Rp 13.747.

Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham pertanian melemah 1,24 persen dan sektor saham konstruksi susut 0,05 persen.

Sektor saham keuangan menguat 1,85 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham infrastruktur mendaki 1,73 persen dan sektor saham tambang menguat 1,27 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham TRIL naik 34,67 persen ke posisi Rp 101 per saham, saham GHON melonjak 29,11 persen ke posisi Rp 2.550 per saham, dan saham TDPM menanjak 24,56 persen ke posisi Rp 426 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham CITA melemah 14,84 persen ke posisi Rp 660 per saham, saham MARI merosot 14,49 persen ke posisi Rp 366 per saham, dan saham JKSW susut 14 persen ke posisi Rp 1.290 per saham.

Bursa Asia pun kompak menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 1,65 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menanjak 0,27 persen, indeks saham Jepang Nikkei mendaki 0,54 persen, dan indeks saham Shanghai menguat 1,66 persen.

Selain itu, indeks saham Singapura menguat 0,48 persen, indeks saham Taiwan naik 0,31 persen.

Analis PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji menuturkan, selain hasil data cadangan devisa sesuai harapan, hasil data penjualan eceran year on year (YoY) per Februari 1,5 persen yang melebihi harapan pelaku pasar menjadi sentimen positif IHSG.

Sementara itu, sentimen global juga pengaruhi IHSG. Pidato politik Presiden China Xi Jinping yang akan menyerukan reformasi akses pasar dalam rangka hadapi kebijakan proteksionisme perdagangan.

“Hal ini memberikan katalis positif untuk penguatan indeks di regional. Hal ini mampu memberikan efek domino yang positif bagi IHSG,” ujar Nafan saat dihubungi Liputan6.com.

2 dari 2 halaman

IHSG Bergerak di 2 Arah

Suasana di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/11/2015). Pelemahan indeks BEI ini seiring dengan melemahnya laju bursa saham di kawasan Asia serta laporan kinerja emiten triwulan III yang melambat. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di dua arah para awal perdagangan Selasa ini. Para analis memperkirakan IHSG akan bergerak menguat pada perdagangan hari ini.

Pada pra-pembukaan perdagangan saham, Selasa (10/4/2018), IHSG turun tipis 1,78 poin atau 0,03 persen ke posisi 6.244,35. Pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG berbalik arah dengan naik 0,59 poin atau 0,01 persen ke posisi 6.246,85. IHSG terus terombang-ambing antara menghijau dan memerah.

Sebanyak 126 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. Sedangkan 55 saham melemah dan 108 saham diam di tempat. Pada awal sesi, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.243 dan terendah 6.251,63.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 29.286 kali dengan volume perdagangan 588 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 318 miliar. Investor asing jual saham Rp 9 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat di kisaran Rp 13.755.

Sebagian besar sektor saham melemah kecuali sektor saham pertambangan, barang konsumsi dan keuangan. Sektor saham aneka industri turun 0,75 persen, dan catatkan pelemahan terbesar. Disusul sektor saham pertambangan melemah 0,35 persen dan sektor saham perdagangan turun 0,17 persen.

Saham-saham menguat antara lain saham GHON naik 24,79 persen ke posisi Rp 2.190 per saham, saham INPS menguat 24,22 persen ke posisi Rp 640, dan saham TDPM menanjak 23,65 persen ke posisi Rp 424 per saham.

Sementara, saham-saham yang tertekan antara lain saham JKSW turun 8,09 persen ke posisi Rp 122, saham KMTR tergelincir 7,86 persen ke posisi Rp 645 per saham, dan saham ALTO merosot 4,52 persen ke posisi Rp 380 per saham.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: